Sensor gerak biasa mengawasi ruangan dengan cahaya inframerah atau lensa kamera. ESPectre mengawasinya dengan gelombang radio. Proyek open source ini mengubah papan ESP32 murah menjadi sensor gerak Wi-Fi yang privat dan lokal: tanpa kamera, tanpa mikrofon, tanpa wearable, dan tanpa hardware radar khusus, cukup jaringan Wi-Fi yang sudah ada di ruangan.
Proyeknya adalah francescopace/espectre, yang di GitHub dideskripsikan sebagai Wi-Fi CSI motion sensing untuk ESP32, dengan C++ SDK, frontend ESPHome, Native, dan Matter, browser tools, dan CLI untuk seluruh siklus hidup perangkat. Saat tulisan ini dibuat, proyek ini memegang 9.694 bintang dan 736 fork di GitHub, dan dibuat pada 26 Oktober 2025. Tonton sinyal repo 30 detiknya: Turn Any ESP32 into a Wi-Fi Radar.
Poin Penting
ESPectre membaca Wi-Fi Channel State Information (CSI), pengukuran mendetail tentang cara sinyal Wi-Fi bergerak di sebuah ruangan, dan melaporkan gerak saat tubuh yang bergerak mengganggu sinyal tersebut.
Semuanya berjalan di perangkat dan tidak ada yang harus dikirim ke cloud: proyek ini bekerja dengan Home Assistant lewat ESPHome atau MQTT, dan tampil sebagai sensor occupancy Matter standar.
Chip yang didukung adalah ESP32-C6, ESP32-C5, ESP32-C3, ESP32-S3, ESP32-S2, dan ESP32 klasik, pada jaringan Wi-Fi 4 2,4 GHz biasa.
Satu papan mencakup satu area, jadi rencanakan satu papan per ruangan.
Proyek ini mendeteksi gerak, bukan identitas: ia tidak mengidentifikasi orang, menghitung orang, atau membuktikan bahwa sebuah ruangan kosong.
Cara Kerja Wi-Fi Sensing
Sinyal Wi-Fi tidak bergerak lurus dari router ke perangkat. Sinyal itu memantul dari dinding, furnitur, dan orang, menempuh banyak jalur sekaligus. Channel State Information menjelaskan perjalanan itu secara mendetail: untuk setiap subcarrier dari kanal Wi-Fi, CSI mencatat amplitudo dan fase, yaitu kekuatan dan waktu sinyal. Saat seseorang bergerak di ruangan, jalur-jalur itu berubah, dan CSI ikut berubah.
Itulah seluruh triknya, dan alasan Wi-Fi sensing terasa hampir seperti sulap. Kamera melihat gambar. Sensor PIR melihat tubuh hangat yang melintasi bidang pandangnya. Sensor CSI melihat lingkungan radio itu sendiri yang bergeser. Espressif, pembuat ESP32, mendokumentasikan CSI dalam panduan pemrograman ESP-CSI sebagai parameter yang menjelaskan karakteristik kanal nirkabel, cukup sensitif untuk merasakan gerakan besar maupun aksi halus di lingkungan statis. ESPectre mengubah pengukuran mentah itu menjadi keluaran sederhana: gerak, plus skor pergerakan.
Ada batasan yang patut dipahami sejak awal. Karena sensor membaca kanal radio, bukan orang, ia tidak bisa memberi tahu siapa yang bergerak, berapa orang yang bergerak, atau apakah orang yang diam sempurna sedang ada di ruangan. README menyatakan batasan itu dengan jelas, dan dokumentasi komponen ESPHome menambahkan bahwa deteksi tidak menetapkan apakah orang yang diam sedang ada di ruangan. Untuk lampu, pemanas, dan peringatan, itu biasanya cukup. Untuk alarm yang kritis bagi keselamatan, tidak, dan proyek ini mengatakannya sendiri.
Apa yang Diberikan ESPectre
ESPectre bukan satu file firmware. Ia adalah platform dengan beberapa lapisan, dan itulah sebagian alasan proyek ini menarik perhatian.
Pertama, ada firmware siap flash. Jalur tercepat hanya butuh browser: buka alat flash di desktop Chrome 151 atau lebih baru, hubungkan ESP32 yang didukung lewat USB, pilih firmware dan kanal rilis, lalu selesaikan provisioning Wi-Fi di layar. Monitor browser kemudian memungkinkan Anda melihat gerak, menyetel deteksi, dan memeriksa perangkat.
Kedua, ada C++ SDK yang bisa disematkan bagi pembangun yang ingin Wi-Fi sensing di dalam firmware ESP32 mereka sendiri, plus implementasi MicroPython bernama Micro-ESPectre untuk sensing ringan, CLI host untuk seluruh siklus hidup perangkat, dan browser tools untuk flashing dan monitoring.
Ketiga, ada riset terbuka di balik detektornya: dataset CSI yang dipublikasikan dengan rekaman untuk ruangan kosong, kehadiran statis, dan gerak, bobot model yang dilatih, serta metrik detektor dan laporan kualitas dataset yang dihasilkan. Transparansi itu penting untuk sensor yang bisa mengungkap kehadiran, dan proyek ini memperlakukannya sebagai bagian dari desain, bukan sekadar pelengkap.
Empat Jalur Firmware, Satu Sensor
README menjabarkan empat jalur firmware, dan jalur yang tepat tergantung pada setup smart home Anda:
Jalur | Paling cocok untuk | Yang Anda dapatkan |
|---|---|---|
Native | Sensor mandiri, integrasi MQTT, dan aplikasi kustom | MQTT dengan Home Assistant discovery, API HTTP lokal, dan CLI lengkap |
ESPHome | Pengguna Home Assistant yang menginginkan entity native | Entity native Home Assistant, provisioning ESPHome, dan update Device Builder |
Matter | Controller Matter dengan dukungan sensor occupancy | Sensor occupancy Matter standar, dengan validasi controller yang masih terbatas |
Micro-ESPectre | Sensing ringan di MicroPython | Monitoring HTTP lokal dan read-only dalam footprint kecil |
Jalur ESPHome mendapat dorongan besar pada Oktober 2026: ESPHome 2026.10.0 menghadirkan komponen `espectre` native di antara 20 komponen barunya, sehingga ESP32 dan access point Wi-Fi yang sudah ada bisa berperan sebagai detektor gerak tanpa hardware sensing tambahan (catatan rilis ESPHome 2026.10.0). Halaman komponennya (komponen espectre ESPHome) mengonfirmasi detailnya: mendeklarasikan `espectre:` di YAML akan membuat entity gerak dan skor pergerakan, skor pergerakan berkisar 0 sampai 1, dan skor dipublikasikan setelah setiap evaluasi detektor, secara default setiap 250 ms.
Dua algoritma deteksi tersedia di komponen ESPHome. Deteksi Lightweight mengkalibrasi ambang batasnya dari lingkungan dan memakai CPU serta memori yang lebih sedikit. Deteksi High Accuracy memakai neural network di perangkat dengan bobot yang sudah dilatih. Deteksi membutuhkan setidaknya 70% CSI occupancy, artinya cukup banyak jendela detektor harus berisi CSI yang bisa dipakai, dan komponen ini menonaktifkan Wi-Fi power saving agar radio terus mendengarkan.
Memulai Dengan Home Assistant
Bagi sebagian besar pembaca, jalur ESPHome adalah cara termudah. Bentuk setup-nya kecil:
Pilih papan yang didukung: ESP32-C6, ESP32-C5, ESP32-C3, ESP32-S3, ESP32-S2, atau ESP32 klasik, plus jaringan Wi-Fi 2,4 GHz yang sudah Anda miliki.
Flash dari browser tool, atau lewat ESPHome, dan jaga ruangan tetap tenang selama kalibrasi awal Lightweight.
Biarkan Home Assistant menemukan perangkat, lalu pakai binary sensor gerak dan skor pergerakan di automasi: lampu menyala saat Anda masuk, pemanas disesuaikan saat ruangan dipakai, peringatan saat ada gerak di tempat yang seharusnya kosong.
Beberapa catatan praktis dari dokumentasi akan menghemat waktu debugging Anda. Mulailah dengan 2,4 GHz: kualitas deteksi pada 5 GHz belum dikarakterisasi, dan komponen ESPHome memakai lebar kanal 20 MHz. Dengan beberapa access point, kunci yang sinyalnya paling kuat, pada rentang -40 sampai -70 dBm, karena perangkat hanya terhubung ke access point itu. Kalibrasi ulang setelah mengubah tata letak ruangan, dan restart perangkat setelah memindahkannya. Dan karena komponen ini menonaktifkan agregasi frame Wi-Fi untuk mendapatkan lebih banyak frame pembawa CSI, throughput Wi-Fi pada perangkat yang sama bisa turun, sehingga update over-the-air dan streaming audio di papan itu bisa lebih lambat.
Jika Anda lebih suka jalur browser, CLI-nya sama langsungnya: `./espectre devices` menemukan perangkat Anda di jaringan, dan `./espectre --help` menampilkan semua perintah.
Privasi: Privat, Tapi Bukan Sihir
Janji privasi ESPectre itu nyata, dan patut dinyatakan secara tepat. Wi-Fi sensing tidak merekam gambar atau audio, deteksi gerak bersifat lokal, dan konektivitas cloud tidak diperlukan. Itu adalah peningkatan nyata dibanding kamera di kamar tidur atau mikrofon di ruang tamu, dan itulah alasan proyek ini menarik bagi pembangun smart home yang peduli privasi.
Namun, ini bukan jalan pintas privasi. Bagian keamanan dan privasi proyek ini memperingatkan bahwa data gerak tetap bisa mengungkap rutinitas, tidur, atau saat tidak ada orang di rumah, bahkan tanpa gambar atau audio. Pengumpulan CSI mentah bersifat opsional dan dimaksudkan untuk riset dan debugging, rilis firmware menyertakan software bill of materials spesifik build agar isinya bisa diperiksa, dan dokumentasi menyertakan panduan keamanan dan penggunaan bertanggung jawab yang mencakup batas penyebaran, persetujuan, minimisasi data, dan pelaporan penyalahgunaan.
Aturan jujurnya sederhana: pakai ESPectre hanya di tempat Anda berhak memakainya, beri tahu orang yang terdampak, dapatkan persetujuan bila diperlukan, dan lindungi akses ke perangkat dan datanya. Sensor yang bekerja menembus dinding, seperti sinyal Wi-Fi, layak mendapatkan kehati-hatian itu. Panduan proyek ini mengatakan hal yang sama, dan mengikutinya adalah bagian dari memakai alat ini dengan baik.
Siapa yang Sebaiknya Mencoba?
ESPectre cocok untuk pengguna Home Assistant yang menginginkan automasi berbasis kehadiran tanpa kamera: lampu dan iklim yang mengikuti pemakaian ruangan yang nyata, peringatan untuk gerak tak terduga, dan hemat energi dari mematikan perangkat di ruangan kosong. Proyek ini cocok untuk maker yang sudah punya papan ESP32 cadangan, karena hardware yang dibutuhkan hanyalah papan dan kabel USB, bukan modul radar. Dan proyek ini cocok untuk pembangun yang ingin bereksperimen, karena SDK, dataset terbuka, dan laporan validasi yang dipublikasikan memberi Anda sesuatu yang nyata untuk dibangun.
Proyek ini kurang berguna jika Anda perlu tahu siapa yang ada di ruangan, menghitung penghuni, mendeteksi orang yang diam secara andal, atau menjalankan sistem keamanan tersertifikasi. Hackaday, yang meliput proyek ini pada Januari 2026, menyampaikan poin serupa: memadukan sensor seperti ini dengan sensor PIR bisa memberi hasil yang lebih kokoh, karena PIR hanya merasakan apa yang bisa dilihatnya, sementara ESPectre bekerja lewat Wi-Fi, yang bisa menembus dinding (Hackaday). Proyek ini juga alat yang salah jika Wi-Fi di ruangan Anda lemah atau tidak stabil, karena deteksi bergantung pada penempatan, access point, dan lingkungan radio. Uji satu ruangan dulu, setel ambang batasnya, dan baru kemudian beli papan untuk ruangan lainnya.
Lisensinya ramah bagi penghobi maupun perusahaan. Kode pihak pertama tersedia di bawah GPLv3, dan bagian yang memenuhi syarat juga tersedia di bawah lisensi komersial terpisah untuk firmware closed-source, sementara frontend ESPHome tetap GPLv3 saja. Jika Anda penasaran apa arti lisensi open source dalam praktik, penjelasan sebelumnya Apa Itu Open Source? membahas dasar-dasarnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah saya butuh kamera, mikrofon, atau modul radar?
Tidak. Anda butuh papan ESP32 yang didukung dan jaringan Wi-Fi yang sudah ada di ruangan. Papan membaca Wi-Fi Channel State Information dan melaporkan gerak dari perubahan kanal radio.
Papan ESP32 apa yang bekerja?
ESP32-C6, ESP32-C5, ESP32-C3, ESP32-S3, ESP32-S2, dan ESP32 klasik, pada jaringan Wi-Fi 4 (802.11n) 2,4 GHz biasa. ESP32-C5 dan ESP32-C6 memerlukan ESP-IDF di komponen ESPHome, karena ESPHome tidak mendukung framework Arduino pada chip tersebut.
Apakah proyek ini bekerja dengan Home Assistant?
Ya, dengan dua cara: secara native lewat komponen ESPHome, yang membuat entity gerak dan skor pergerakan, atau lewat MQTT dengan Home Assistant discovery di jalur firmware Native. Proyek ini juga tampil sebagai sensor occupancy Matter standar untuk controller Matter, meski validasi controller masih terbatas.
Bisakah proyek ini memberi tahu siapa yang ada di ruangan, atau menghitung orang?
Tidak. Proyek ini mendeteksi perubahan lingkungan radio. Ia tidak mengidentifikasi orang, menghitung orang, atau membuktikan bahwa sebuah ruangan kosong, dan orang yang duduk diam bisa terbaca sebagai tidak ada.
Apakah proyek ini mengirim data ke cloud?
Tidak. Semuanya berjalan di perangkat, dan konektivitas cloud tidak diperlukan. Gerak dan skor pergerakan dilaporkan secara lokal, lewat Home Assistant, MQTT, Matter, atau API HTTP lokal.
Berapa biaya untuk mencoba?
Papan pengembangan ESP32 yang didukung dan kabel USB adalah hardware yang Anda butuhkan, plus jaringan Wi-Fi yang sudah Anda miliki. Software, firmware, SDK, dataset, dan dokumentasi bersifat open source.
Kesimpulan
ESPectre mengambil sesuatu yang sudah dimiliki rumah Anda, sinyal Wi-Fi yang memantul di setiap ruangan, dan mengubahnya menjadi sensor yang lebih menghormati privasi Anda dibanding kamera mana pun. Proyek ini tidak sempurna: ia melihat gerak, bukan orang, ia butuh satu papan per ruangan, dan dukungan Matter masih divalidasi. Namun untuk automasi Home Assistant, ini adalah ide yang sangat murah dan elegan, dikerjakan secara terbuka, dengan dataset dan dokumentasi sebagai pendukungnya. Flash satu papan, letakkan di satu ruangan, dan biarkan Wi-Fi Anda memberi tahu saat ruangan itu terbangun.
Baca artikel ini dalam bahasa Inggris: ESPectre: Turn Any ESP32 Into a Private Wi-Fi Motion Sensor.
